
Karanganyar, (26–28 Agustus 2026) Semangat kepramukaan terasa begitu kuat dalam kegiatan Kemah Penggalang SMP IT Insan Kamil Karanganyar yang dilaksanakan selama tiga hari, Rabu–Jumat, 26–28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar mandiri, membangun kekompakan, melatih kedisiplinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Mengusung semangat kebersamaan dan kemandirian, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Sejak hari pertama, para peserta telah diajak untuk meninggalkan sejenak rutinitas pembelajaran di kelas dan belajar melalui pengalaman langsung di alam terbuka.
Memulai Petualangan dengan Semangat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan dengan pendirian tenda. Dalam kegiatan ini, setiap anggota regu memiliki peran masing-masing. Mereka bekerja sama menyiapkan tempat tinggal sementara selama mengikuti perkemahan. Kegiatan pendirian tenda tidak hanya melatih keterampilan kepramukaan, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, dan kemandirian. Setiap anggota dituntut untuk saling membantu agar tenda dapat berdiri dengan baik dan lingkungan perkemahan tetap tertata.
Kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan apel Kemah Penggalang. Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya seluruh rangkaian perkemahan sekaligus momentum untuk memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta. Kegiatan Kemah Penggalang ini dibuka langsung oleh Ustazah Iis Nuryati, S.Pd selaku Kamabigus SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan tema yang telah diusung menjadi siswa yang bertakwa, mandiri, dan juga mencintai negeri
Belajar, Bergerak, dan Menjaga Lingkungan
Hari kedua menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan peserta. Kegiatan diawali dengan senam bersama. Suasana pagi menjadi lebih semarak dengan gerakan senam yang diikuti seluruh peserta dan pendamping.

Setelah tubuh kembali bugar, peserta mengikuti kegiatan outbound. Berbagai tantangan dalam outbound dirancang untuk mengasah keberanian, kekompakan, komunikasi, serta kemampuan peserta dalam menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Tidak berhenti sampai di kegiatan outbond, peserta juga diajak mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon. Penanaman bibit ini bekerja sama dengan BPDAS Solo. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Menanam pohon menjadi simbol sederhana bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan hari kedua menjadi kegiatan yang cukup produktif dan padat, setelah kegiatan penanaman bibit pohon, peserta melanjutkan kegiatan dengan mengikuti latihan PBB Bertongkat yang didampingi langsung oleh alumni siswa SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Siswa diajarkan beberapa instruksi yang perlu diperhatikan ketika mengikuti upacara.

Puncak keseruan hari kedua hadir pada malam hari melalui api unggun. Dengan suasana malam yang hangat dan penuh kebersamaan, peserta menampilkan beberapa penampilan yang sudah mereka siapkan sebelumnya. Canda, semangat, dan kebersamaan antarpeserta membuat malam api unggun menjadi salah satu momen yang berkesan dalam rangkaian Kemah Penggalang.

Menutup Perjalanan dengan Apresiasi
Hari ketiga kegiatan kemah penggalang ditutup dengan pelaksanaan upacara penutupan. Ustazah Sakti selaku pembina pada upacara tersebut menyampaikan beberapa refleksi selama kegiatan kemah berlangsung. Selain itu, peserta juga mendapatkan apresiasi dan pesan agar berbagai pengalaman selama kemah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Suasana semakin meriah dengan pengumuman juara regu. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan Kemah Penggalang 2026 ditutup dengan saling berjabat tangan dengan kakak pembina, kakak kelas Dewan Penggalang, dan antar siswa baik ikhwan maupun akhwat sebagai bentuk permintaan maaf atas salah dan khilaf yang tidak sengaja dilakukan.
