Awwalussanah SMPIT Insan Kamil Karanganyar

Dalam rangka mengawali tahun ajaran baru 2022/2023, SMPIT Insan Kamil Karanganyar menyelenggarakan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah kegiatan awwalussanah yang menghadirkan orang tua/wali peserta didik baru sejumlah 120 orang. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 7 Juli 2022 dari pukul 13.00 – 15.00 WIB bertempat di aula baru SMPIT Insan Kamil di lantai 3.

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan visi, misi dan program sekolah kepada seluruh orang tua/wali peserta didik baru. Mengawali kegiatan ini, Ustaz Joko Suwarno, S.Pd. selaku Kepala Sekolah Menengah Islam Terpadu Insan Kamil Karanganyar menyampaikan sambutannya. Beberapa poin yang dapat digarisbawahi dari sambutan beliau adalah, tanggungjawab pendidikan seorang anak bukan hanya merupakan tanggungjawab sekolah melainkan menjadi tanggungjawab bersama antara pihak sekolah dengan keluarga di rumah. Di samping itu memilihkan lingkungan yang baik juga memegang peranan yang penting dalam membentuk karakter siswa. Hal ini senada dengan sambutan Ustaz Anwar Abdulgani selaku Ketua Yayasan Insan Mandiri Karanganyar, lembaga yang menanungi SMPIT Insan kamil Karanganyar.

Acara dilanjutkan dengan pengenalan visi, misi, program sekolah dan kurikulum baru (implementasi kurikulum merdeka) oleh Waka Kurikulum dan penyampaian kegiatan dan tata tertib siswa oleh Waka Kesiswaan SMPIT Insan Kamil Karanganyar.

Kemah Penggalang SPINKKA 2026: Bertakwa, Mandiri, dan Mencintai Negeri

Karanganyar, (26–28 Agustus 2026) Semangat kepramukaan terasa begitu kuat dalam kegiatan Kemah Penggalang SMP IT Insan Kamil Karanganyar yang dilaksanakan selama tiga hari, Rabu–Jumat, 26–28 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi peserta didik untuk belajar mandiri, membangun kekompakan, melatih kedisiplinan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Mengusung semangat kebersamaan dan kemandirian, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Sejak hari pertama, para peserta telah diajak untuk meninggalkan sejenak rutinitas pembelajaran di kelas dan belajar melalui pengalaman langsung di alam terbuka.

Memulai Petualangan dengan Semangat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan dengan pendirian tenda. Dalam kegiatan ini, setiap anggota regu memiliki peran masing-masing. Mereka bekerja sama menyiapkan tempat tinggal sementara selama mengikuti perkemahan. Kegiatan pendirian tenda tidak hanya melatih keterampilan kepramukaan, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, dan kemandirian. Setiap anggota dituntut untuk saling membantu agar tenda dapat berdiri dengan baik dan lingkungan perkemahan tetap tertata.

Kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan apel Kemah Penggalang. Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya seluruh rangkaian perkemahan sekaligus momentum untuk memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta. Kegiatan Kemah Penggalang ini dibuka langsung oleh Ustazah Iis Nuryati, S.Pd selaku Kamabigus SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi dapat menerapkan tema yang telah diusung menjadi siswa yang bertakwa, mandiri, dan juga mencintai negeri

Belajar, Bergerak, dan Menjaga Lingkungan

Hari kedua menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan peserta. Kegiatan diawali dengan senam bersama. Suasana pagi menjadi lebih semarak dengan gerakan senam yang diikuti seluruh peserta dan pendamping.

Setelah tubuh kembali bugar, peserta mengikuti kegiatan outbound. Berbagai tantangan dalam outbound dirancang untuk mengasah keberanian, kekompakan, komunikasi, serta kemampuan peserta dalam menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Tidak berhenti sampai di kegiatan outbond, peserta juga diajak mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon. Penanaman bibit ini bekerja sama dengan BPDAS Solo. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Menanam pohon menjadi simbol sederhana bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan hari kedua menjadi kegiatan yang cukup produktif dan padat, setelah kegiatan penanaman bibit pohon, peserta melanjutkan kegiatan dengan mengikuti latihan PBB Bertongkat yang didampingi langsung oleh alumni siswa SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Siswa diajarkan beberapa instruksi yang perlu diperhatikan ketika mengikuti upacara.

Puncak keseruan hari kedua hadir pada malam hari melalui api unggun. Dengan suasana malam yang hangat dan penuh kebersamaan, peserta menampilkan beberapa penampilan yang sudah mereka siapkan sebelumnya. Canda, semangat, dan kebersamaan antarpeserta membuat malam api unggun menjadi salah satu momen yang berkesan dalam rangkaian Kemah Penggalang.

Menutup Perjalanan dengan Apresiasi

Hari ketiga kegiatan kemah penggalang ditutup dengan pelaksanaan upacara penutupan. Ustazah Sakti selaku pembina pada upacara tersebut menyampaikan beberapa refleksi selama kegiatan kemah berlangsung. Selain itu, peserta juga mendapatkan apresiasi dan pesan agar berbagai pengalaman selama kemah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Suasana semakin meriah dengan pengumuman juara regu. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan Kemah Penggalang 2026 ditutup dengan saling berjabat tangan dengan kakak pembina, kakak kelas Dewan Penggalang, dan antar siswa baik ikhwan maupun akhwat sebagai bentuk permintaan maaf atas salah dan khilaf yang tidak sengaja dilakukan.

Menumbuhkan Nasionalisme dan Cinta Budaya: Kilas Balik Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-81 di SMP IT Insan Kamil Karanganyar

Semangat nasionalisme, kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di lingkungan Yayasan Insan Mandiri Karanganyar. Nilai-nilai tersebut tidak hanya ditanamkan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan siswa dan seluruh keluarga besar yayasan.

Salah satu momen yang menjadi bagian dari kilas balik kegiatan tersebut adalah pelaksanaan upacara bendera bersama keluarga besar Yayasan Insan Mandiri. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan antarsatuan pendidikan yang berada dalam satu lingkungan yayasan.

Upacara diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD IT, SMP IT, PPTQ, hingga SMA IT, serta jajaran pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan Yayasan Insan Mandiri. Bersatunya seluruh jenjang dalam satu kegiatan memberikan gambaran kuat tentang semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terus dibangun di lingkungan yayasan.

Menanamkan Disiplin dan Semangat Kebangsaan

Suasana upacara semakin istimewa dengan hadirnya Pelda Sugiman (Bati Ops Kodim 0727/Karanganyar) sebagai inspektur upacara. Kehadiran beliau memberikan pengalaman tersendiri bagi para siswa sekaligus menghadirkan perspektif nyata mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Dalam amanatnya, pesan-pesan tentang pentingnya membangun karakter generasi muda menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan. Amanat tentang tema yang membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Para siswa diajak untuk memahami bahwa menjadi pelajar bukan hanya tentang mencapai prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, menghargai aturan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa.

Bagi siswa, pengalaman mengikuti upacara bersama lintas jenjang juga menjadi pembelajaran sosial. Mereka belajar bahwa keberagaman usia, tingkat pendidikan, maupun aktivitas tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan keteladanan dan pengalaman nyata. Upacara bendera menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk belajar mempraktikkan sikap tertib, menghormati simbol negara, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Pelaksanaan upacara hari kemerdekaan ke-81 ini ditutup dengan berbagai penampilan yang dibawakan dari berbagai unit pendidikan mulai dari TKIT, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT. Beragam penampilan mulai dari tari tradisional, baca puisi dengan bahasa arab, dan tampilan lainnya menjadi wadah kebersamaan yang terjalin di Yayasan Insan Mandiri Karanganyar

Semarak Seni dalam Serenade Kabupaten Karanganyar

Semangat kebersamaan kemudian berlanjut melalui partisipasi siswa dalam Serenade Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini melibatkan beberapa SMP di Kabupaten Karanganyar dalam sebuah ruang kreativitas yang mengedepankan seni, kebersamaan, dan ekspresi budaya. Siswa turut berpartisipasi dengan membawakan tarian dan lagu tradisional. Penampilan tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Persiapan menuju penampilan tentu membutuhkan proses. Siswa harus berlatih secara konsisten, menghafalkan gerakan, memahami irama, menjaga kekompakan, serta membangun kepercayaan diri untuk tampil di hadapan khalayak. Proses tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak kalah penting dari pembelajaran akademik. Melalui kegiatan seni, siswa belajar tentang kerja sama, disiplin, tanggung jawab, kreativitas, keberanian, dan apresiasi terhadap budaya. Setiap gerakan dan lantunan lagu yang ditampilkan menjadi bagian dari proses siswa dalam mengenal sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

Partisipasi dalam Serenade Kabupaten Karanganyar juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan pelajar dari berbagai SMP lainnya. Mereka tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga menjadi bagian dari sebuah perayaan seni yang memperlihatkan keberagaman potensi generasi muda di Kabupaten Karanganyar.

Dari Upacara hingga Panggung Seni

Jika dilihat secara utuh, pelaksanaan upacara bendera dan partisipasi dalam Serenade memiliki benang merah yang sama, yaitu membangun karakter generasi muda melalui pengalaman langsung. Upacara mengajarkan kedisiplinan, ketertiban, tanggung jawab, dan nasionalisme. Sementara itu, Serenade memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, kerja sama, serta kecintaan terhadap budaya. Kedua kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Lapangan upacara menjadi ruang pembelajaran tentang kebangsaan, sedangkan panggung seni menjadi ruang pembelajaran tentang kreativitas dan budaya. Dari barisan upacara, tumbuh kedisiplinan, dari panggung seni, tumbuh kreativitas dan dari kebersamaan, tumbuh generasi yang berkarakter.

Di Balik Peringkat 1 TKA: Ada Doa, Disiplin, Kerja Keras, dan Komitmen Warga SMP IT Insan Kamil Karanganyar

Tahun pertama pelaksanaan TKA atau Tes Kemampuan Akademik menjadi titik balik SMP IT Insan Kamil Karanganyar untuk merenung dan mengingat kembali perjuangan besar yang dikerahkan dari berbagai pihak mulai dari siswa, guru, maupun warga sekolah lainnya. Perjuangan yang tak mudah untuk mencapai peringkat pertama di Kabupaten Karanganyar dengan barbagai tantangan dan resiko yang mungkin saja terjadi.

Lahirnya TKA berawal dari ketiadaan data capaian akademik individu yang terstandar secara nasional. Asesmen Nasional (AN) memang mampu memetakan mutu sistem pendidikan secara agregat di tingkat sekolah, daerah, hingga nasional. Namun, AN tidak dirancang untuk menilai individu murid, sehingga tidak bisa dipakai untuk kebutuhan seleksi personal. Kemendikdasmen merumuskan TKA sebagai jawaban atas masalah ini: alat ukur yang sama untuk semua murid di seluruh Indonesia, sehingga hasilnya bisa menjadi validator objektif atas nilai rapor, sekaligus membuka akses penyetaraan hasil belajar bagi murid jalur nonformal dan informal. Gagasan TKA mulai mengemuka pada 2025, saat Kemendikdasmen menerbitkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik, yang sekaligus menggantikan Permendikbudristek Nomor 31 Tahun 2023 tentang Uji Kesetaraan.

Kebijakan inilah yang akhirnya membuat seluruh warga SMP IT Insan Kamil Karanganyar mengambil langkah masif untuk mempersiapkan siswa kelas 9 dalam pelaksanaan TKA di tengah padatnya ujian-ujian lain. Waktu yang cukup terbatas membuat ustaz-ustazah pengampu kelas 9, Kepala dan staf bidang Kurikulum, serta Ustazah Iis Nuryati, S.Pd.selaku Kepala SMP IT Insan Kamil Karanganyar memiliki tantangan dalam mengelola waktu yang ada supaya siswa kelas 9 dapat mempersiapkan TKA dengan baik tanpa meninggalkan tanggung jawab mereka di kelas 9.

Siswa diberikan berbagai pengayaan di bidang literasi numerasi dan juga latihan-latihan soal melalui pelaksanaan Tryout TKA. Ustaz-ustazah pengampu pengayaan juga berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan materi kepada siswa di tengah kesibukan mengajar yang tentunya juga harus diprioritaskan. Semua guru yang ada di SMP IT Insan Kamil Karanganyar pun senantiasa mendukung pelaksanaan TKA baik dengan memberikan dukungan moral, spiritual, hingga dukungan lainnya.

Doa-doa selalu dipanjatkan untuk meminta pertolongan dari Allah dalam setiap langkah dan keputusan-keputusan yang diambil. Tak hanya itu, amalan-amalan sunnah seperti shalat dhuha dan amalan lainnya juga senantiasa dilaksanakan secara konsisten, bukan untuk meminta diberikan peringkat satu, melainkan untuk memohon kemudahan dan kelancaran serta menjadi bentuk implementasi SMP IT Insan Kamil Karanganyar sebagai sekolah yang mengedepankan karakter islami di atas prestasi sesuai dengan slogan Saleh dan Berprestasi.

Doa yang tidak diimbangi dengan ikhtiar bisa saja mustahil untuk terwujud. Maka dari itu, baik siswa, guru, dan warga sekolah saling bekerja sama dan mengerahkan semua usaha dan tenaga yang dimiliki dalam berjalannya TKA ini. Siswa mengerahkan usahanya untuk tekun belajar, ustaz-ustazah juga memberikan segala usaha untuk mengajar siswa serta memberi dorongan semangat kepada siswa kelas 9. Pihak sekolah pun senantiasa membantu dalam menyiapkan perangkat dan hal-hal teknis sebagai bentuk dukungan penuh dari segi alat seperti komputer, jaringan, dan fasilitas lainya selama pelaksanaan tryout hingga pelaksanaan TKA pada bulan April 2026.

Doa, disiplin, dukungan, dan kerja keras seluruh pihak SMP IT Insan Kamil Karanganyar ini tentu akan terus menjadi komitmen untuk persiapan TKA mendatang. Pihak sekolah senantiasa berusaha untuk mempertahankan prestasi-prestasi yang sudah diraih dan bersiap untuk tantangan yang mungkin terjadi. Besar harapan seluruh warga sekolah untuk bisa melaksanakan program TKA ini dengan baik dan persiapan yang matang tentunya.

Referensi: https://e-ujian.id/tka-adalah-dan-perbedaannya-dengan-ujian-nasional-un/

SAHABAT SPINKKA: MPLS Jenjang 8 dan 9 yang Perkuat Karakter dan Kebersamaan Siswa SMP IT Insan Kamil Karanganyar

Tema SAHABAT (Saleh, Adaptif, Hebat, Amanah, Berkolaborasi, Aktif Berkarya, Terampil Digital) SPINKKA menjadi simbol semangat untuk mempererat persaudaraan, membangun budaya sekolah yang positif, serta menumbuhkan karakter peserta didik agar semakin siap menjalani proses pembelajaran di tahun ajaran baru. Melalui berbagai kegiatan yang inspiratif, siswa diajak untuk kembali mengenal nilai-nilai sekolah, memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain, serta mempererat hubungan dengan teman maupun guru.

Kegiatan diawali pada hari Senin dengan tema “Aku, Kamu, Sayang SPINKKA”. Seluruh siswa kelas 8 dan 9 mengikuti upacara pembukaan yang dipimpin oleh Ustazah Iis Nuryati, S.Pd. selaku Kepala SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan pagi (sholat dhuha dan tilawah) serta penampilan kreativitas dari masing-masing kelas. Penampilan ini sebagai bentuk ekspresi kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarsiswa setelah memasuki tahun ajaran baru. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk kembali menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah serta membangun semangat belajar yang positif bersama teman-teman sekelas.

Memasuki hari kedua, kegiatan MPLS mengusung tema Penguatan Disiplin yang dilaksanakan di GOR Punokawan. SMP IT Insan Kamil Karanganyar menghadirkan anggota TNI untuk memberikan pembinaan kedisiplinan melalui materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), pembentukan karakter, serta pentingnya tanggung jawab sebagai pelajar. Selain itu, para siswa juga mendapatkan sesi inspiratif dari alumni yang membagikan pengalaman belajar, perjalanan meraih prestasi, serta motivasi untuk terus berkembang selama menempuh pendidikan di SMP IT Insan Kamil Karanganyar.

Pada hari Rabu, siswa mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk “Who Am I?” sebagai bentuk tes diagnostik awal tahun ajaran. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenali potensi, karakter, gaya belajar, serta target pengembangan diri selama satu tahun ke depan. Setelah kegiatan diagnostik, siswa memperoleh edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi Remaja dan Perlindungan Diri. Materi tersebut disampaikan secara edukatif dan sesuai dengan perkembangan usia remaja agar peserta didik memiliki pemahaman yang benar mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menghargai diri sendiri, serta mampu melindungi diri dari berbagai bentuk perilaku yang berisiko.

Hari Kamis difokuskan pada Penguatan Budaya Baik di Sekolah. Seluruh siswa mengikuti berbagai aktivitas yang menanamkan kembali budaya positif yang menjadi ciri khas SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Melalui diskusi, refleksi, serta berbagai kegiatan kolaboratif, peserta didik diajak untuk membiasakan sikap disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat budaya saling mengingatkan dalam kebaikan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa lingkungan sekolah yang nyaman dan menyenangkan dibangun melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah.

Rangkaian kegiatan SAHABAT SPINKKA ditutup pada hari Jumat melalui kegiatan “Grounding with Walas”. Tiap wali kelas mendampingi siswa untuk mengikuti sesi refleksi, berbagi cerita, membangun komunikasi, serta menyusun komitmen bersama selama satu tahun pembelajaran ke depan.

Melalui rangkaian kegiatan SAHABAT SPINKKA, SMP IT Insan Kamil Karanganyar berharap seluruh siswa kelas 8 dan 9 dapat kembali memasuki tahun ajaran baru dengan semangat yang lebih kuat, karakter yang semakin baik, serta rasa memiliki terhadap sekolah yang semakin tinggi. Semangat kebersamaan, kedisiplinan, kepedulian, dan budaya positif yang telah dibangun selama lima hari diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang saleh, berprestasi, dan siap menghadapi pembelajaran di tahun ajaran 2026/2027.

Usung Tema MPLS SPINKKA KEREN, SMP IT Insan Kamil Karanganyar Realisasikan #MPLSRAMAH 2026

Tahun ajaran baru 2026/2027 resmi dimulai kembali secara serentak pada hari Senin, 13 Juli 2026. Jenjang pendidikan TK, SD, SMP, bahkan SMA memulai kembali babak baru setelah rehat sementara di liburan akhir semester genap. Pada tahun ajaran kali ini, Kemendikdasmen mengangkat tema MPLS RAMAH dengan mengusung jargon utama “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”. Harapannya, sekolah dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan, merasa aman di hari yang baru para siswa. Tema MPLS SPINKKA KEREN ini merupakan harapan kegiatan di awal tahun ajaran baru supaya kegiatan kali ini menjadi Kreatif, Edukatif, Ramah, Empati, dan Nyaman.

SMP IT Insan Kamil Karanganyar membuka kegiatan MPLS dengan pelaksanaan Upacara Bendera dan pembukaan secara langsung oleh Ustazah Iis Nuryati, S.Pd. selaku Kepala SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Upacara diikuti langsung oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 dan dilanjutkan pembukaan secara simbolis dengan menerbangkan balon sebagai simbol dimulainya kegiatan MPLS yang akan berlangsung selama 5 hari ke depan.

Kegiatan pertama siswa kelas 7 adalah Pengenalan Ruang dan Fasiitas Sekolah. Siswa yang dibagi menjadi beberapa kelompok didampingi oleh siswa dari organisasi sekolah untuk tur ruang-ruang yang ada di lingkup sekolah dan berbagai fasilitas yang ada. Kegaiatan tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan ibadah sholat dhuha bersama. Kegiatan MPLS di hari pertama diakhiri dengan pemaparan materi dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, kurikulum, humas, serta sarpras.

Siswa-siswi kelas 7 melanjutkan kegiatan di hari kedua dengan tajuk Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Ustaz-ustazah yang mendampingi MPLS Kelas 7 menghadirkan dua anggota TNI untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB). Siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan ketekunan. Kegiatan di hari selasa diakhiri dengan pelaksaan sholat dhuha dan juga pemaparan tata tertib sekolah oleh Ustazah Sakti selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Pada hari Rabu tanggal 15 Juli, siswa-siswi kelas 7 melanjutkan kegiatan MPLS ini dengan mengikuti agenda fun game dan juga materi. Siswa memulai kegiatan dengan apel pagi untuk menerima pemaparan terkait kegiatan fun game yang juga dilaksanakan di halaman PPTQ Insan Kamil Karanganyar. Siswa yang sudah berkelompok melakukan perjalanan menuju pos 1 yakni halaman PPTQ dan mengikuti kegiatan rangkai kata. Siswa juga diminta untuk menyiapkan kantong air untuk dibawa ke pos 2 dan melanjutkan permainan lempar air. Dua kegiatan tersebut membantu siswa untuk senantiasa menjaga kekompakan dan kepercayaan antar tim. Siswa juga belajar berpikir kritis dari kedua permainan tersebut. Siswa kembali ke sekolah dan melanjutkan ibadah sholat dhuha setelah selesai beristirahat dan berganti pakaian. Kegiatan MPLS hari ketiga dilanjutkan dengan materi “Bijak Bermedia Sosial” yang disampaikan secara langsung oleh Ustaz Marwan.

Kegiatan MPLS hari keempat adalah kegiatan penuh haru karena siswa kelas 7 diminta untuk melakukan aksi sosial di lingkungan SIT (Sekolah Islam Terpadu) Insan Kamil Karanganyar. Siswa secara bersama-sama membagikan sayur kepada warga-warga yang ada luar sekolah dan juga kepada para guru dan staf yang ada di lingkungan SIT Insan Kamil Karanganyar. Banyak keberanian yang siswa kelas 7 latih untuk dapat berinteraksi secara langsung. Kegiatan ini ditutup dengan kegiatan sarasehan. Perwakilan anggota organisasi MPK, OSIS, Rohis, dan Dewan Penggalang mengenalkan organisasi mereka masing-masing kepada siswa-siswi kelas 7.

Kegiatan MPLS Keren ini ditutup di hari kelima dengan kegiatan senam pagi, pembagian hadiah, dan flashmob. Kegiatan ini juga ditutup oleh Ustazah Iis dan diharap kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dapat memberikan manfaat baik bagi siswa dan siswa siap mengikuti kegiatan pembelajaran di pekan depan dengan mental dan fisik yang terjaga. Pembagian hadiah dibagikan kepada beberapa kelompok yang selama kegiatan berlangsung menunjukkan kekompakan, semangat, dan ketekunan di setiap kegiatan. Kegiatan MPLS ini ditutup dengan foto bersama dan flashmob dari kakak pendamping organisasi serta sesi wali kelas.

Ujian SKU Pramuka Penggalang: Bukan Sekadar Kenaikan Tingkat

Pramuka bukan sekadar kegiatan luar kelas, tetapi sarana pendidikan karakter yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu bagian penting di dalamnya adalah Ujian SKU (Syarat Kecakapan Umum). Ujian ini dilaksanakan untuk memastikan setiap peserta didik benar-benar berkembang sesuai tingkatannya, baik dari sisi sikap, keterampilan, maupun tanggung jawab pribadi.

Ujian SKU berfungsi sebagai alat ukur kesiapan peserta Pramuka dalam menempuh jenjang berikutnya. Yang diuji bukan hanya pengetahuan, tetapi juga kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti kedisiplinan, kemandirian, kepedulian terhadap sesama, serta penerapan nilai Tri Satya dan Dasa Darma. Dengan demikian, kenaikan tingkat dalam Pramuka bukan sekadar formalitas, melainkan hasil dari proses pembinaan yang nyata.

Pramuka SMP IT Insan Kamil Karanganyar melaksanakan Ujian SKU pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sebelum dilaksanakan ujian, digelar apel pembukaan di halaman yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7,8, dan 9. Bertindak sebagai pembina Apel Kak Musa.
Dalam amanatnya Kak Musa menyampaikan tentang pentingnya tanggung jawab dan menaati seluruh peraturan sekolah. Kak Musa berpesan agar seluruh adik-adik Pramuka memiliki jiwa tanggung jawab dan patuh. Kedua karakter tersebut sangat penting dimiliki setiap individu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Setelah kegiatan apel, seluruh siswa persiapan melaksanakan Ujian SKU. Ujian SKU dilaksanakan di dalam ruang kelas. Sebelum siswa maju satu per satu menghadap pembina untuk diuji, pembina menyampaikan hal-hal penting berkaitan persiapan dan pelaksanaan ujian.

Kegiatan ujian terlaksana dengan baik dan lancar. Siswa bersemangat mempersiapkan diri dengan berdiskusi sesama teman maupun bertanya kepada Dewan Penggalang. Siswa juga bersemangat serta percaya diri menghadap pembina untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan argumen, dan praktik sesuai nomor SKU.

Melalui ujian SKU, peserta didik juga dilatih untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Ujian dilakukan secara personal, sehingga setiap siswa belajar tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Keberhasilan menyelesaikan SKU menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa bangga dan keyakinan diri, terutama pada usia remaja.

Bagi pembina, ujian SKU menjadi sarana evaluasi yang penting. Dari proses ini, pembina dapat mengetahui perkembangan setiap peserta, sekaligus menentukan bentuk pendampingan yang tepat bagi siswa yang masih memerlukan pembinaan lebih lanjut. Oleh karena itu, ujian SKU tidak dimaksudkan untuk menghukum, melainkan sebagai bagian dari proses pendidikan yang mendidik dan membangun karakter.

Dengan dilaksanakannya ujian SKU secara tertib dan berkelanjutan, diharapkan kegiatan Pramuka di sekolah mampu melahirkan peserta didik yang berakhlak baik, mandiri, disiplin, serta siap menjadi generasi yang bertanggung jawab di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Launching GEMA (Gerakan Membangun Karakter Siswa) SPINKKA: Langkah Awal untuk Menyambut Semester Baru di Tahun 2026

GEMA (Gerakan Membangun Karakter Siswa) merupakan formula baru yang dicanangkan untuk membentuk kepribadian siswa dan karakter siswa-siswi SMP IT Insan Kamil Karanganyar yang mulia dan sesuai dengan nilai-nilai islami.

Semester genap yang dimulai pada awal tahun baru 2026 ini membawa banyak resolusi dan juga keinginan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan membawa berbagai aspek kehidupan. Tak terkecuali siswa-siswi SMP IT Insan Kamil Karanganyar yang di awal semester ini turut serta dalam kegiatan GEMA SPINKKA. Gerakan membangun karakter siswa ini diinisiasi oleh Tim Kesiswaan yang bekerja sama dengan seluruh guru di SMP IT Insan Kamil Karanganyar, adanya program ini diharapkan mampu memberikan penguatan karakter bagi siswa-siswi untuk bersiap menghadapi semester baru dengan hati yang bersih  dan jasmani yang tangguh.

Kegiatan GEMA SPINKKA resmi dibuka pada hari Senin, 5 Januari 2026 saat siswa pertama kali masuk setelah libur semester. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera dan dilanjutkan dengan pelepasan balon oleh Ustadzah Iis Nuryati selaku Kepala Sekolah SMP IT Insan Kamil Karanganyar sebagai simbol dimulainya kegiatan GEMA SPINKKA yang akan terlaksana hingga tanggal 7 Januari 2025.

“Semoga adanya kegiatan ini, kita semua dapat menjadi pribadi yang memiliki karakter mulia,” ujar Ustadzah Iis dalam pidatonya saat membuka acara GEMA SPINKKA.

Hari pertama pembukaan kegiatan diisi dengan sosialisasi materi terkait Anti Bullying. Kegiatan ini bertempat di Aula lantai 3 untuk akhwat dengan pemateri Ibu Yuli dan juga bertempat di Masjid Mardiyah untuk ikhwan dengan pemateri Ibu Tika. Sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi menjadi lebih peka dengan isu sosial yang mungkin saja bisa terjadi di lingkup sekolah, siswa juga bisa lebih waspada dan memahami kondisi sekitar yang bisa berpotensi terjadi pembullyan.

Agenda GEMA SPINKKA dilanjutkan dengan penguatan kesehatan jasmani di hari kedua pada tanggal 6 Januari 2026. Kegiatan ini diawali dengan jalan sehat dengan rute SMP IT Insan Kamil hingga Lapangan Desa Ngijo di Tasikmadu, siswa bersemangat dalam mengikuti serangkaian kegiatan dengan mengoptimalkan aktivitas olahraga sepakbola dan juga kasti.

Serangkaian acara GEMA SPINKKA ini ditutup dengan pelaksanaan latihan PBB, penyelesaian studi kasus, refleksi kegiatan, dan apel penutupan agenda GEMA SPINKKA 2026 yang bertempat di Lapangan Desa Jati. Penguatan hari ketiga ini lebih kepada mengajarkan kedisiplinan siswa, kekompakan dengan teman satu tim dan juga belajar untuk mencari solusi jika dihadapkan pada suatu masalah yang mungkin terjadi di sekolah. Refleksi yang dilakukan bersama dengan wali kelas juga dilaksanakan guna memberikan wadah siswa untuk menampung cerita maupun kesan selama mereka mengikuti kegiatan GEMA SPINKKA.

Kegiatan GEMA SPINKKA ditutup dengan apel yang dipimpin langsung oleh Ustadzah Iis dan dilanjutkan bersalaman dengan ustadz-ustadzah SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Diharapkan dengan adanya GEMA SPINKKA ini, siswa-siswi siap mengikuti pembelajaran di semester genap dengan penuh semangat dan sudah dibekali dengan nilai-nilai karakter mulia.

SMP IT Insan Kamil Karanganyar Meraih Tiga Kejuaraan dalam Acara Hari Guru Nasional SIT Insan Kamil Karanganyar

Guru SMP IT Insan Kamil Karanganyar menorehken prestasi dalam ajang Hari Guru Nasional yang diikuti oleh seluruh unit Sekolah Islam Terpadu Karanganyar. Kejuaraan yang diraih diantaranya Juara 1 Esai Best Practice, Juara 1 Editing Video Indonesia Raya dan Mars JSIT, dan Juara Esai Terfavorit.

Kegiatan Hari Guru Nasional ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 22 November 2025 dengan mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Tema yang diangkat pada kegiatan ini mengandung makna untuk menggambarkan betapa besar peran guru dalam membangun masa depan bangsa. Guru yang hebat bukan hanya mereka yang menguasai ilmu, tetapi juga mampu menginspirasi, membimbing, dan membentuk karakter generasi yang saleh dan berprestasi. Rangkaian acara Hari Guru Nasional SIT Insan Kamil Karanganyar ini mencakup pengadaan kegiatan lomba menulis esai Best Practice, lomba editing video Indonesia Raya dan Mars JSIT untuk Kehumasan, dan puncak acara kegiatannya adalah FunWalk yang turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Insan Mandiri Karanganyar.

Lomba menulis esai Best Practice ini diikuti oleh seluruh Guru dari mulai jenjang KBIT, TKIT, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT Insan Kamil Karanganyar.  Esai yang dituliskan pun beragam mulai dari kisah inspiratif selama menjadi guru hingga pengalaman-pengalaman yang tak terlupakan dalam mengajar. Kemampuan guru-guru SMP IT dalam mengukir karya tulisan yang berkesan dan mengena mampu mengantarkan pada perolehan juara 1 yang diraih oleh Ustazah Susilo Wati dengan judul esai “Pembelajaran Bermakna untuk yang Tercinta” dan juara esai terfavorit yang diraih oleh Ustazah Iis Nuryati selaku kepala SMP IT Insan Kamil dengan judul esai “Beyond Expectation” . Hal ini membuktikan bahwa dedikasi, kerja keras, dan kreativitas seorang guru tidak hanya dalam kegiatan belajar mengajar tetapi juga bisa disalurkan di berbagai bidang, salah satunya membagikan cerita melalui karya-karya yang diakui kualitas dan kredibilitasnya.

Tak hanya itu, kemampuan guru di luar bidang akademik juga tercipta dari kelihaian memanfaatkan teknologi yang sudah maju sekarang melalui ajang lomba editing video lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT yang dieksekusi langsung oleh Tim Humas SMP IT Insan Kamil Karanganyar. Lomba Editing Video yang juga menjadi bagian dari kegiatan Hari Guru Nasional SIT Insan Kamil Karanganyar ini juga dimenangkan oleh Tim Humas SMP IT Insan Kamil sebagai Juara 1. Capaian juara yang diraih juga dapat menjadi motivasi bagi seluruh pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi serta memberikan inspirasi bagi siswa. Perolehan ini sekaligus menegaskan peran guru sebagai teladan dan agen perubahan, sejalan dengan semangat peringatan Hari Guru Nasional yang mengusung nilai-nilai profesionalitas dan dedikasi.

Semarak Puncak Acara Bulan Bahasa Tahun 2025 Bersama Wakil Bupati Karanganyar

Karanganyar, 28 Oktober 2025 — SMPIT Insan Kamil Karanganyar sukses menggelar kegiatan Bulan Bahasa pada tanggal 27–28 Oktober 2025. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, dengan mengusung tema Bersatu dalam Bahasa, Beriman dalam Jiwa, dan Berprestasi dalam Semangat Pancasila.

Selama dua hari pelaksanaan, suasana sekolah dipenuhi antusiasme para siswa yang mengikuti 15 mata lomba yang beragam. Lomba-lomba tersebut meliputi:

  1. Lomba Baca Puisi
  2. Lomba Cipta Puisi
  3. Lomba Menulis Cerpen
  4. Lomba Menulis Resensi Buku
  5. Lomba Pidato Bahasa Indonesia
  6. Lomba Pidato Bahasa Inggris
  7. Lomba Pidato Bahasa Arab
  8. Lomba Sesorah
  9. Lomba Mendongeng Bahasa Jawa
  10. Lomba Menulis dan Membaca Aksara Jawa
  11. Lomba Menulis Cerkak
  12. Lomba Geguritan
  13. Lomba Menulis Short Story
  14. Lomba Storytelling
  15. OBA (Olimpiade Bahasa Arab)

Setiap lomba diikuti dengan semangat tinggi oleh para siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Mereka menampilkan bakat dan kreativitas terbaik dalam mengolah bahasa serta mengekspresikan ide-ide positif melalui karya dan penampilan.

Puncak acara digelar pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Acara puncak berlangsung meriah dengan penampilan terbaik dari para finalis lomba, stand bazar, talkshow inspiratif, serta kehadiran tamu istimewa, Bapak Adhe Eliana, Wakil Bupati Karanganyar yang saat itu menjadi Plh Bupati Karanganyar.
Dalam sambutannya, Bapak Adhe Eliana mengajak seluruh siswa untuk mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan senantiasa belajar dengan giat sebagai generasi penerus yang akan membentuk generasi emas.

Kepala SMPIT Insan Kamil Karanganyar, Ustadzah Iis Nuryati, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi. Kegiatan Bulan Bahasa ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana untuk menumbuhkan semangat literasi, kreativitas, dan kolaborasi antar siswa.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman juara dari setiap lomba, penyerahan piala kepada para pemenang tiap cabang lomba, dan sesi foto bersama. Dengan terselenggaranya Bulan Bahasa tahun ini, SMPIT Insan Kamil Karanganyar berharap semangat literasi, cinta bahasa, dan nasionalisme siswa semakin tumbuh dan berlanjut dalam setiap kegiatan belajar di sekolah

Semangat Demokrasi: Pemungutan Suara; Pelantikan Ketua dan Pengurus OSIS, ROHIS, serta MPK 2025

Suasana semangat demokrasi mewarnai lingkungan SMPIT Insan Kamil Karanganyar pada kegiatan Pemungutan Suara dan Pelantikan Ketua serta Pengurus OSIS, ROHIS, dan MPK periode jabatan 2025/2026. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian proses seleksi dan kampanye yang telah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya.

Pemungutan suara dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia di masjid dan selasar masjid PPTQ Insan Kamil Karanganyar dengan pencoblosan secara langsung. Seluruh siswa dari kelas VII hingga IX berpartisipasi aktif memberikan hak pilihnya. Guru dan staf turut menjadi saksi dalam proses pemungutan yang berlangsung tertib dan kondusif.

Setelah penghitungan suara dilakukan, terpilihlah tiga pemimpin baru untuk masing-masing organisasi:

  • Ketua OSIS: Ayesha Farent (8B)
  • Ketua ROHIS: Hadrian Reksa (8A)
  • Ketua MPK: Muhammad Ghassaniy Dzaka (8A)

Kepala SMPIT Insan Kamil Karanganyar, Ustadzah Iis Nuryati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para calon dan seluruh siswa yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Usai proses pemungutan dan pengumuman hasil, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah. Dalam prosesi yang khidmat, para pengurus terpilih turut mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta siap menjadi teladan bagi seluruh siswa.

Acara ditutup dengan ucapan selamat dari Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju kepada kepengurusan baru agar mampu membawa OSIS, ROHIS, dan MPK SMPIT Insan Kamil Karanganyar menjadi organisasi yang aktif, inspiratif, dan berprestasi.